Langsung ke konten utama

STEMPEL GIOK KEKAISARAN


STEMPEL GIOK KEKAISARAN

Stempel Giok Kekaisaran adalah salah 1 dari 23 benda berharga yang telah hilang sejak lama. Stempel ini diukir dari Heshibi, sebuah potongan dari Batu giok yang suci.
Pada tahun 221 S.M , Qin Shi Huang telah menyatukan wilayah tiongkok dan membangun dinasti Qin. Qin Shi Huang menyuruh  orang membuat stempel giok dari Heshibi yang bersala dari kerajaan Zhao. Pada stempel itu tertulis kata


“Telah menerima mandat dari surga, smoga kaisar menjalani hidup yang Panjang dan sejahtera “

Tulisan ini ditulis oleh Perdana Mentri, Li Shi dan diukir menjadi Stempel oleh Sun Shou.
Stelah kematian kaisar kedua Qin , Ziying dan dilanjutnya dinasti baru yaitu Dinasti Han . pada saat itu stempel giok itu diketahui sebagai Stempel Giok Kekaisaran Han. Pada masa akhir pemerintahan Dinasti Han Barat , Wang Mang, raja baru, memaksa permaisuri han utk menyerahkan stempel giok. Permaisuri Han yang marah pun langsung membuang stempel giok tersebut . akibatnya, sudut stempel itu hancur dan diperbaiki sudut itu dengan emas.

Stempel Giok ini diteruskan ke dinasti selanjutnya dan masih dilambangkan sebagai Mandat dari surga . namun pada masa akhir dinasti han, Stempel giok ini menjadi perebutan para pemimpin daerah lain. Dimulai dari Sun Jian yang menemukan stempel itu di Luo yang, lalu diberikan kepada Yuan Shu. Setelah Yuan Shu meninggal, stempel itu diambil oleh Liu Bei dan diberikan lagi kepada Cao Cao. Dikarenakan Cao Cao mempunyai stempel giok kekaisaran, para bawahannya meminta Cao Cao untuk mengangkat dirinya sebagai Kaisar baru. Namun Cao Cao tidak tertarik dengan itu dan pada tahun 220, Cao Pi ( Anak Cao Cao ) mengangkat dirinya sebagai Kaisar dri dinasti Cao Wei . Stempel itu terus Bersama Dinasti Wei sampai masa pemerintahan terakhir, Cao Huan yang dipaksa turun tahta oleh Sima Yan, dan stempel itu diambil oleh Sima Yan dan membangun Dinasti Jin.

Stempel giok itu masih menjadi symbol dari zaman Dinasti Jin, Zaman 16 kerajaan, Dinasti Sui , Dinasti Tang tetapi pada masa 5 dinasti dan 10 kerajaan ( 907-906 ) Stempel Giok itu telah hilang .  tidak diketahui bagaimana Stempel Giok itu telah hilang bahkan sampai dinasti Ming dan Qing.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

XIONGNU , SUKU BARBAR DARI UTARA

XIONGNU , SUKU BARBAR DARI UTARA Suku Xiongnu adalah salah 1 suku proto-mongol yang mendiami wilayah wilayah Mongolia dan Siberia. Pada catatan Sima Qian, asal usul suku ini sama dengan bangsa Tiongkok, yaitu berasal dri keturunan China yaitu dari keurunan Xia Houshi yang bernama *Chunwei. Sejak pada masa dinasti Zhou, Suku Xiongnu menggangu ketentrraman daerah perbatasan di wilayah utara. Seperti penggambaran Sima Qian, Xiongnu suka merampok dan menjarah daerah pembatasan. Biasanya mereka akan menyerbu dalam gerombolan berkuda, lalu merampasi ternak, bahan makanan, sampai menawan orang menjadi budak . Negeri Zhao dan negeri Qin yang berbatasan dengan Xiongnu  membangun tembok tinggi yang nantinya tembok ini akan disempurnakan pada masa dinasti Qin oleh, Qin Shi Huang dan tembok ini sampai sekarang dikenal dengan nama Tembok Besar ( Great Wall Of China ). *Chunwei adalah putra dari Xia Houshi, putra dari raja Fa dari Xia yang melarikan diri ke utara Ketika dinasti Xia jatuh dan dig...

KERAJAAN BAEKJE

KERAJAAN BAEKJE Baekje adalah salah 1 kerajaan pada masa 3 kerajaan Korea. Wilayah kerajaan Baekje berada di sebelah barat daya semenanjung Korea pada tahun 16 S.M sampai 660 Masehi . Kerajaan Baekje didirikan oleh raja Onjo, Putra ketiga dari pendiri kerajaan Goguryeo, Jumong dan So Seo No ( Istri ke 2 dari Jumong ). Pembentukan kerajaan Baekje terjadi dikarenakan pada saat Raja Jumong memilih Yuri ( Anak dari istri oertama dari Jumong) sbagai pewaris tahta, Ratu So Seo No pergi meninggalkan Goguryeo Bersama 2 putra dan pengikutnya menuju semenanjung korea. Disitulah ratu So Seo No mendirikan kerajaan Baekje dan Onjo sebagai raja . * Selama pemerintahan kerajaan Baekje, ada 31 raja yang memerintah dari Raja Onjo ( 18 S.M – 28 M ) dan raja terakhir, Uija ( 641 – 660 ) Peta pada masa 3 Kerajaan Korea 1.       Struktur sosial dan politik Pembentukan negara terpusat di Baekje biasanya ditelusuri pada masa pemerintahan Raja Goi, yang mungkin p...